Network infrastructure atau infrastruktur jaringanmerupakan sebuah kumpulan sistem komputer yang saling berhubungan, dihubungkan oleh berbagai macam bagian dari sebuah arsitektur telekomunikasi. Secara khusus, infrastruktur ini mengacu pada organisasi dan berbagai bagian konfigurasi mereka – dari jaringan komputer individu sampai pada router, kabel, wireless access point, switch, backbone, network protocol, dan network access methodologies.Infrastuktur dapat berupa infrastruktur terbuka (open) atau infrastruktur tertutup (close). Contoh infrastuktur terbuka adalah internet, sedangkan contoh dari infrastruktur tertutup adalah private intranet. Mereka dapat beroperasi melalui koneksi jaringan kabel atau jaringan wireless, atau kombinasi antara keduanya.Bentuk paling sederhana dari infrastruktur jaringan biasanya terdiri dari satu atau lebih komputer, sebuah jaringan atau koneksi Internet, sebuah hub yang menghubungkan komputer yang satu dengan lainnya sampai dengan sistem jaringan yang terhubung dengan sistem jaringan lainnya.Keamanan jaringan alias network security merupakan perhatian utama ketika membangun sebuah infrastruktur jaringan. Kebanyakan arsitektur menggunakan router dengan firewall terintegrasi (built-in firewall), juga software yang memungkinkan kemudahan akses kontrol, data packet monitoring dan penggunaan protocol yang diatur secara ketat.Keamanan jaringan juga dapat dikontrol dengan cara menyesuaikan network sharing properties pada masing-masing komputer, yang membatasi folder dan file untuk dapat terlihat oleh pengguna tertentu pada jaringan.Konfigurasi ini menggunakan perangkat dalam mode AP untuk menghubungkan klien yangterdapat dalam jaringannya. Perangkat dalam mode AP berfungsi sebagai Hub seperti pada jaringan wired, namun bedanya perangkat dalam mode AP memancarkan SSID agar komputer atau perangkat lain dalam jaringan dapatmenghubungkan diri.Untuk dapat digunakan, tentunya Access Point harus dikonfigurasikan terlebih dahulu. Terdapat dua cara untuk mengkonfigurasikan Access Point(AP). Pertama, konfigurasi menggunakan W-LAN(Wireless LAN) card yang dipasang pada slot PCI, USB wireless ataupun mengunakan card PCMCIA. Kedua, konfigurasi menggunakan kabel UTP yang dihubungkan antara NIC di PC dengan salah satu port RJ-45 yang terdapat di AP.
Pasangkan adaptor AP ke listrik rumah. Setelah access point menyala, hubungkan kabel UTP ke NIC yang ada di PC anda, kemudian pasangkan ujung satunya lagu ke port nomor 1 di access point.
Setelah semuanya selesai, buka kontrol panel dengan cara mengklik Start/Control Panel, kemudian klik Network Connections.
Setelah dialog Network Connection tampil, klik kanan icon ethernet LAN lalu pilih Properties.
Pada kotak This connection uses the following items, klik internet Protocol(TCP/IP) kemudian klik tombol Properties.
Pilih opsi Use the following IP address, lalu pada IP address masukkan IP dan subnet mask-nya. Untuk kelasnya, sesuaikan dengan kelas IP perangkat WLAN anda. Akhiri dengan mengklik tombol OK.
Setelah selesai, buka web browser anda lalu pada address bar ketikkan ‘http://192.168.1.1’ kemudian tekan Enter.
Maka akan muncul jendela user name dan password, pada user name ketik ‘admin’ kemudian pada bagian password biarkan saja kosong, tekan Enter.
Karena disini AP W-LAN merek Linksys yang kita gunakan, maka kita tidak perlu merasa bingung dengan segala perbedaan tampilan yang ada. Karena pada umumnya konfigurasi AP tidak terlalu berbeda jauh.
Setelah anda menekan tombol Enter tadi, maka akan tampil jendel konfigurasi Access Point Linksys. Klik tab Wireless, dijendela inilah anda akan memasukkan nama jaringan wireless yang akan anda gunakan, atau yang sering disebut dengan SSID(Service set identifier)
Pada Wireless Channel, klik tombol dropdown lalu pilih channel yang ingin anda gunakan.
Sekilas tentang channel:Pemahaman tentang channel sangat penting diketahui, karena channel merupakan sebuah bagian pada pita atau band frekuensi. Penentuan sebuah channel yang tepat sangat penting dilakukan agar setiap frekuensi tidak saling bertumpuk (overlap) dengan jaringan WLAN disekitar kita. Pada frekuensi 2.4GHz ini, adachannel yang dapat anda gunakan. Baiklah disini saya akan menampilkan gambar kanal frekuensi 2.4GHz, mudah-mudahan saja dapat membantu anda dalam menentukan channel yang tepat.
Untuk Wireless SSID Broadcast, pilih opsi Enable. Setelah semuanya selesai, simpan konfigurasi anda dengan cara mengklik tombol Save.
Tunggu beberapa saat jika proses menyimpan tadi telah selesai, maka akan tampil sebuah gambar. Klik tombol Continue untuk melanjutkan.
Keuntungan pada konfigurasi mode Infrastruktur antara lain adalah:
Untuk sistem AP dengan melayani banyak PC tentu lebih mudahmelakukan manajemen jaringannya dan komputer klien dapatmengetahui bahwa disuatu tempat ada sebuah perangkat ataukomputer yang memancarkan sinyal AP dari sebuah jaringan.
Bila mengunakan perangkat khusus, maka tidak diperlukan sebuah PCberjalan setiap waktu untuk melayani klien pada jaringan. Umumnyaperangkat AP dapat dihubungkan langsung ke sebuah switch atausebuah jaringan LAN. Sehingga dapat memnghubungkan komputeryang menggunakanWi-Fi untuk dapat masuk ke dalam sebuah jaringan.
Sistem keamanan pada AP lebih terjamin. Untuk fitur pengamansebuah perangkat AP memiliki beberapa fitur seperti melakukanpemblokiran IP atau MAC address, membatasi pemakai pada port danlainnya, seperti layaknya sebuah router.
DEFINISI JARINGAN
Definisi dan Pengertian Jaringan Terlengkap – Jaringan (network) iyalah sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer serta perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuam yang sama ataupun suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang terhubung satu sama lain yang saling berinterakasi, dengan atau tanpa kabel. Masing-masing nodes itu berguna sebagai stasiun kerja (workstations). Salah satu nodes iyalah sebagai media jasa atau server , iyalah yang mengatur fungsi tertentu dari nodes-nodes lainnya. Pada dasarnya teknologi jaringan komputer itu sendiri iyalah perpaduan anatara tenologi komputer serta juga teknologi komunikasi.
Tujuan dari jaringan komputer:
Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya(resource) menjadi lebih efisien. Selain itu, lisensi dari perangkat lunak jaringan dapat lebih murah dibandingkan lisensi stand-alone terpisah untuk jumlah pengguna yang sama, serta berbagi pemakaian CPU, Memori, serta Harddsik. Jaringan juga membantu mempertahankan informasi agar tetap andal serta up-to-date , Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik akan memungkinkan banyak pengguna untuk mengaskses data dari berbagai lokasi yang berbeda, serta membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses. Jaringan pula membantu mempercepat proses berbagi data (data sharing). Transfer data pada jaringan selalu dapat lebih cepat dibandingkan sarana berbagi data lainnya yang bukan merupakan dengan jaringan. Jaringan juga memungkinkan kelompok kerja berkomunikasi dengan lebih efisien. Surat serta penyampaian pesan elektronik iyalah substansi sebagian besar sistem jaringan, disamping sistem penjadwalan, pemantauan proyek, konferensi online serta groupware, dimana semuanya membantu team bekerja lebih produktif dan cepat. Jaringan juga membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif.
Jalur yang diambil pesan dari sumber ke tujuan bisa sesederhana satu kabel yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lain, atau sekompleks kumpulan jaringan yang secara harfiah menjangkau dunia. Infrastruktur jaringan ini menyediakan saluran yang stabil dan andal dimana komunikasi ini terjadi.
Infrastruktur jaringan berisi tiga kategori komponen jaringan:
Perangkat
Media
Jasa
Klik setiap tombol pada gambar untuk menyorot komponen jaringan yang sesuai.
Perangkat dan media adalah elemen fisik, atau perangkat keras, dari jaringan. Perangkat keras seringkali merupakan komponen yang terlihat dari platform jaringan seperti laptop, PC, switch, router, jalur akses nirkabel, atau kabel yang digunakan untuk menghubungkan perangkat.
Layanan mencakup banyak aplikasi jaringan umum yang digunakan orang setiap hari, seperti layanan email hosting dan layanan web hosting. Proses menyediakan fungsionalitas yang mengarahkan dan memindahkan pesan melalui jaringan. Prosesnya kurang jelas bagi kita namun sangat penting untuk pengoperasian jaringan.
Perangkat Jaringan Komputer Dan Fungsinya
Fungsi Jaringan Komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya, berkomunikasi, dan dapat mengakses informasi.[1]
Sebuah jaringan komputer bisa beroperasi dengan didukung oleh software dan komponen perangkat keras komputer yang memadai sesuai dengan kebutuhannya.
A. TUJUAN JARINGAN KOMPUTER
Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan. Pihak yang meminta/menerima layanan disebut client dan yang memberikan/mengirim layanan disebut server, atau lebih dikenal dengan nama jaringan client-server.
B. KOMPONEN JARINGAN KOMPUTER BESERTA FUNGSINYA
Untuk memudahkan anda dalam memahami, saya uraikan satu persatu dari Perangkat Jaringan Komputer Dan Fungsinya.
1. LAN CARD Fungsi LAN card adalah untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainnya dalam sebuah jaringan LAN. ( baca selengkapnya – Fungsi Lan Card )
2.LAN TESTER
LAN tester adalah sebuah alat yang digunakan untuk pengecekan kabel UTP yang telah terpasang RJ-45. Pada LAN tester terdapat led indikator untuk mengecek kebenaran pada kabel yang sedang kita pasang. ( baca selengkapnya – Fungsi Lan Tester )
3. KABEL JARINGAN Kabel jaringan merupakan peralatan yang berfungsi sebagai media penghubung antara komputer dengan komputer atau komputer dengan perangkat jaringan lainnya. Berikut adalah jenis-jenisnya:
4. HUB Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet sehingga menjadikannya dalam satu jaringan. ( baca selengkapnya – Fungsi HUB )
5. SWITCH Switch adalah sebagai pengatur dan pembagi sinyal data dari sutu komputer ke komputer lainnya. ( baca selengkapnya – Fungsi Switch )
6. ROUTER sebagai alat penghubung antar dua atau lebih jaringan komputer untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lain. ( baca selengkapnya – Fungsi Router )
7. REPEATER Repeater Jaringan Komputer atau Network Repeater adalah perangkat yang digunakan untuk memperluas batas-batas dari daerah jaringan kabel lokal (LAN) atau nirkabel (WiFi). ( baca selengkapnya – Fungsi Repeater )
8. KONEKTOR Sebagai penghubung atau konektor kabel ethernet yang digunakan dalam jaringan. Konektor biasanya terdapat pada ujung kabel UTP yang menghubungkannya ke pemancar penerima. ( baca selengkapnya – Fungsi konektor RJ45 )
9. ACCES POINT Acces Point adalah sebagai terminal penghubung seperti HUB atau Switch dengan cara memancarkan sinyal wirrelles. ( baca selengkapnya – Fungsi Acces Point )
10. Setting Kabel STRAIGHT dan CROSSOVER Fungsi kabel Straight dan Crossover secara umum adalah digunakan untuk menghubungkan 2 device. ( baca selengkapnya – Fungsi kabel Straight dan Crossover )
C. TOPOLOGI JARINGAN
Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan menjadi 5 yaitu:
Semoga apa yang saya tulis tentang Perangkat Jaringan Komputer Dan Fungsinya bermanfaat untuk anda, jika kurang lengkap mungkin suatu saat akan saya tulis ulang tentunya dengan penambahan materi yang lebih lengkap.
Pada tutorial kali ini saya mau membahas konfigurasi dasar mikrotik, yang tujuan utamanya adalah sisi client bisa internet dan mendapatkan ip dynamic dari si mikrotik tersebut.
- Router yang saya pakai RB750
contoh ip dari internet :
IP address : 192.168.200.21
interfaces : ether1
subnet mask : 255.255.255.0
gateway : 192.168.200.1
DNS : 8.8.8.8 - DNS google, boleh pakai DNS speedy .
Contoh IP lokal yang akan diterapkan di mikrotik :
IP address : 192.168.100.1
interfaces : LOCAL
subnet mask : 255.255.255.0
1. reset konfigurasi mikrotik
- sytem - reset configuration
mikrotik akan restart.
login kembali, akan muncul routerOS default configuration pilih remove configuration.
2. masuk ke interfaces, didalam kolom interface list ada ether1-ether5.
sekarang kita akan merename ether1 dan ether2. saya merename ether1 menjadi "wan" dan ether 2 menjadi "lokal"
ini optional boleh dilakukan / tidak.
3. create address
Klik IP - addresses , buat dua address sebagai berikut
address : 192.168.200.21/24, interface: wan
4. setting route/ gateway
klik, IP - route - create new - gateway isikan 192.168.200.1
sekarang lakukan ping lewat terminal , jika bisa/seperti gambar dibawah ini, lanjut ke step berikut.
5. create address lokal
address : 192.168.100.1/24 interface : lokal
lakukan seperti nomor 3.
6.setting DNS
saya menggunakan DNS google, klik IP-DNS, isi 8.8.8.8
6. setting NAT
nat ini berfungsi untuk ip lokal dapat digunakan untuk internet
IP - firewall - nat - create new
di tab general pastikan chain pilih "srcnat" . chain: srcnat
kemudian klik tab action
action pilih "masquerade" .
7. setting DHCP server
Dhcp server digunakan agar client yang terhubung dengan mikrotik mendapatkan ip dynamic.
IP -> DHCP Server -> DHCP Setup
DHCP Server Interface : lokal
sampai saat ini seharus nya sudah bisa internet dan client pun mendapatkan ip dynamic dari mikrotik.semoga artikel ini dapat membantu :)
A. Pengertian MikroTik
MikroTik merupakan sistem operasi berbasis linux yang diperuntukan sebagai network route. Walaupun MikroTik ini turunan dari Kernel Linux, tapi Router OS ini berlisensi atau tidak gratis. Kelebihan dari MikroTik sendiri, yaitu sebagai berikut :
Mempunyai kemudahan bagi penggunanya dan administrasinya juga bisa dilakukan melalui windows aplication (WinBox).
Proses instalasinya cukup dengan PC yang spesifikasinya rendah, karena MikroTik Router OS ini tidak berbasis GUI melainkan teks.
Mikrotik Sendiri dibagi dalam beberapa Jenis/type dan Level diantaranya: Mikrotik OS Yng dapat diinstall di dalam PC atau Bisa Juga Merupakan DOM (Disk On Modul) Sedangkan jenis Lainnya Berupa Router Board (didalam Router Board sudah termasuk OS Mikrotik dan Licency)
B. Instal pada PC,
minimal persyaratan PC Yang dapat digunakan Untuk Mikrotik PC Router adalah sebagai berikut:
Menggunakan prosesor setidaknya 100 MHz atau lebih seperti Intel Pentium, Cyrix 6X86, atau prosesor yang lebih baru dari Intel IA-32 (i386). Ingat penggunaan lebih dari satu prosesor belum Suport Menurut Pengalaman Penulis Procesor AMD Tidak dapat digunakan .-
Memori (RAM) minimal 64 Mb dan maksimum 1 Gb.
Media penyimpanan (Hard Drive) menggukana sistem standar Kontroler IDE dan ATA. Penggunaan SATA, SCSI dan USB tidak didukung. Pastikan sisa media penyimpananmu adalah minimal sebesar 64 Mb.
Jika instalasi menggunakan disket, gunakan ukuran 3,5? pada drive A.
Jika instalasi menggunakan media CD, pastikan standar kontrolernya adalah ATA/ATAPI.
Jika anda instal melalui LAN, gunakan standar ethernet tipe PCI.
C. Proses Instalasidan Persiapan
Di server / PC Harus ada minimal 2 ethernet, 1 ke arah luar (Modem) dan 1 lagi ke Network local (LAN)
Ikuti petunjuk yang ada, gunakan syndrom next-next dan default
Install paket-paket utama, lebih baiknya semua packet dengan cara menandainya (mark)
Setelah semua paket ditandai maka untuk menginstallnya tekan “I”
Lama Install normalnya sampai 15menit, kalo lebih berarti gagal, ulangi ke step awal
Setelah diinstall beres, Keluarkan CD Mikrotik OS dari Cd room PC dan restart akan muncul tampilan login Ketik User: admin dan password kosongkan terus Enter
D. Proses Seting
Sebelumnya saya gambarkan dulu skema jaringannya atau Topologi : Internet (Speedy atau IPS lainnya)====>Modem(Jika Pakai Speedy)===>PC Mikrotik/Router Board(Eth1) ===>Hub (Eth2)
Disini akan saya Uraikan Settingan Pada Speedy Karena pada Modem Speedy pada Umumnya menggunakan IP Kelas C dengan range: 192.168.1.1/24 maka pada Ethernet 1 Yang mengarah Ke Modem kita kasih IP 192.168.1.254/24 sedangkan yang mengarah Ke Hub Client juga bisa kita Gunakan IP Kelas C atau Kelas lainnya Jika kita tetap menggunakan Ip Kelas C maka Range IPnya harus berbeda dengan IP pada ethernet1 sehingga menjadi : 192.168.2.254/24 Sebelum mengetikkan apapun, pastikan Anda telah berada pada root menu dengan mengetikkan “/”
1. Seting IP untuk masing-masing ethernet card :[admin@Mikrotik]>ip address add address=192.168.1.254/24 interface=ether1 Comment=”mengarah Ke Modem Speedy”
[admin@Mikrotik]>ip address add address=192.168.2.254/24 interface=ether2 comment=”Mengarah ke Hub Client” Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut: [admin@Mikrotik]>ip address print Kemudian lakukan testing dengan mencoba nge-ping ke gateway atau ke komputer yang ada pada LAN. Jika hasilnya sukses, maka konfigurasi IP Anda sudah benar
[admin@Mikrotik]>ping 192.168.1.254 Jika Reply maka setingfan Ip sudah benar
[admin@Mikrotik]>ping 192.168.2.254 Jika Reply maka setingfan Ip sudah benar
2. Menambahkan Routing (Gateway)
[admin@Mikrotik]>ip route add gateway=192.168.1.1 (Ip Modem Speedy) Bisa Juga Ip dari ISP
3. Setting DNS
[admin@Mikrotik]>ip dns set primary-dns=203.130.193.74 allow-remote-requests=yes
[admin@Mikrotik]>ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes (DNS bisa juga menggunakan Free DNS lainnya seperti Open DNS,DNS Nawala, DNS Google Atau DNS dari ISP lainnya)
Karena koneksi ini menggunakan Speedy dari Telkom, maka DNS yang saya pake dari
Telkom. Silahkan sesuaikan dengan DNS provider Anda. Setelah itu coba Anda lakukan
ping ke yahoo.com misalnya:
[admin@Mikrotik]>ping yahoo.com jika Reply maka setingan tersebut diatas Sudah benar
Source NAT (Network Address Translation) / Masquerading Agar semua komputer yang
ada di LAN bisa terhubung ke internet juga, maka Anda perlu menambahkan NAT
(Masquerade) pada Mikrotik.
Ketikkan perintah berikut :
[admin@Mikrotik]>ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade outinterface=
ether1
Sekarang coba lakukan ping ke yahoo.com dari komputer yang ada di LAN
[admin@Mikrotik]>ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka setting masquerade sudah benar.
Biar tiap ada klien yang konek, tidak perlu setting IP secara manual. Tinggal obtain saja
dari DHCP Server. Untungnya Mikrotik ini juga ada fitur DHCP Servernya. a. Membuat IP Address Pool
[admin@Mikrotik]>ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.1.2-192.168.1.254 b. Menambahkan DHCP Network
[admin@Mikrotik]>ip dhcp-server network add address=192.168.0.0/24
gateway=192.168.0.1 dns-server=202.134.1.10,202.134.0.155 c. Menambahkan Server DHCP
[admin@Mikrotik]>ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no
interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
Sekarang coba lakukan testing dari komputer klien, untuk me-request IP Address dari
Server DHCP. Jika sukses, maka sekali lagi, settingannya udah bener
6. Bandwidth Control
Agar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka
perlu dilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth control
Model yang saya gunakan adalah queue trees. Untuk lebih jelas apa itu, silahkan
merujuk ke situsnya Mikrotik.
Kondisinya seperti ini:
Koneksi Speedy kan katanya speednya sampe 384/64 Kbps (Download/Upload),
nah kondisi itu sangat jarang tercapai. Jadi kita harus cari estimasi rata²nya. Maka saya
ambil minimalnya untuk download bisa dapet sekitar 300 Kbps dan untuk upload aq
alokasikan 50 Kbps. Sedangkan untuk yg maksimumnya, untuk download kira – kira 380
Kbps dan upload 60 Kbps.
Lalu, jumlah komputer klien yang ada saat ini adalah 10 buah. Jadi harus
disiapkan bandwidth itu untuk dibagikan kepada 10 klien tersebut.
Perhitungan untuk masing² klien seperti ini:
Minimal Download: 300 / 10 * 1024 = 30720 bps Maximal Download: 380 / 10 * 1024 =
38912 bps
Minimal Upload: 50 / 10 * 1024 = 5120 bps Maximal Upload: 60 / 10 * 1024 = 6144 bps
Selanjutnya kita mulai konfigurasinya: a. Tandai semua paket yang asalnya dari LAN
Ketikan perintah berikut:
[admin@Mikrotik]>ip firewall mangle add src-address=192.168.0.0/24
action=mark-connection new-connection-mark=Clients-con chain=prerouting
[admin@Mikrotik]>ip firewall mangle add connection-mark=Clients-con
action=mark-packet new-packet-mark=Clients chain=prerouting b. Menambahkan rule yang membatasi kecepatan download dan upload
Ketikan perintah berikut:
[admin@Mikrotik]> add name=Clients-Download parent=ether2 packetmark=
Clients limit-at=30720 max-limit=38912
[admin@Mikrotik]>queue tree add name=Clients-Upload parent=ether1 packetmark=
Clients limit-at=5120 max-limit=6144
Sekarang coba lakukan test download dari beberapa klien, mestinya sekarang tiap – tiap
klien akan berbagi bandwidthnya. Jika jumlah klien yang online tidak sampai 10, maka
sisa bandwidth yang nganggur itu akan dibagikan kepada klien yang online.
7. Graphing
Mikrotik ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring traffic layaknya MRTG biasa. Jadi
kita bisa melihat berapa banyak paket yang dilewatkan pada PC Mikrotik kita.
Ketikkan perintah berikut ini :
[admin@Mikrotik]>tool graphing set store-every=5min
Berikutnya yang akan kita monitor adalah paket – paket yang lewat semua interface yang
ada di PC Mikrotik kita, kalau di komputer saya ada ether1 dan ether2.
Ketikan perintah berikut ini :
[admin@Mikrotik]>tool graphing interface add-interface=all store-on-disk=yes
Sekarang coba arahkan browser anda ke IP Router Mikrotik. Klo saya di sini : http://192.168.1.1/graphs/
Nanti akan ada pilihan interface apa saja yang ada di router Anda. Coba klik salah satu,
maka Anda akan bisa melihat grafik dari paket – paket yang lewat pada interface
tersebut.
0 komentar